Kamis, 09 Januari 2014

Jenis-jenis enkripsi yang digunakan pada WiFi



Jenis-jenis enkripsi yang digunakan pada WiFi


 

Menjaga Keamanan Wifi adalah penting. Dunia teknologi informasi yang semakin bergerak ke arah komunikasi nirkabel, khususnya di rumah warga rata-rata. Ada keuntungan yang sangat jelas yaitu tidak harus berurusan dengan kabel, namun kelemahan ekstrim adalah Menjaga Keamanan Wifi. Paket-paket Ethernet disebarkan melalui udara. Jika Anda melakukan transaksi uang online, dan Anda tidak mengamankan jaringan wifi, Anda meminta seseorang untuk mencuri dan memanipulasi informasi keuangan Anda.
Mengapa harus Keamanan Wifi???
Ide dasar dibalik Keamanan Wifi adalah enkripsi. Sebuah rumus matematika, atau algoritma, diterapkan pada data untuk membuat apa yang disebut cyphertext. Agar mesin penerima dapat mendekripsi data, nilai-nilai tertentu harus diterapkan pada algoritma untuk mendekripsi data dengan akurat. Istilah-istilah ini biasanya disebut sebagai key. Semakin panjang key, semakin aman enkripsi.
Jenis-jenis ENKRIPSI yang digunakan Wifi
Tiga jenis dasar dari enkripsi yaitu :
1. Wired Equivalent Privacy (WEP), 
2. Wi-Fi Protected Access (WPA), dan
3.  WPA2. 
Keamanan Wireless dengan metode Wired Equivalent Privacy (WEP)
WEP merupakan standar keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless, WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b.

WEP adalah algoritma yang pertama kali diperkenalkan ke jaringan Wifi, dan untuk waktu yang lama merupakan pilihan keamanan utama. Karena ini merupakan teknologi lama, sangat mudah bagi seorang hacker yang berpengalaman untuk melakukan crack ke dalam jaringan berjalan pada WEP.
Proses Shared Key Authentication:
  1. Client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication. 
  2. Access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan. 
  3. Client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point. 
  4. Access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client adalah salah, maka access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.
WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :
  1. Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
  2. WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
  3. Masalah initialization vector (IV) WEP
  4. Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)

WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.
Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
  1. Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir. Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan 
  2. Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.
Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat.
Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.
Keamanan wireless dengan metode WI-FI Protected Accsess (WPA)
Merupakan rahasia umum jika WEP (Wired Equivalent Privacy) tidak lagi mampu diandalkan untuk menyediakan koneksi nirkabel (wireless) yang aman dari ulah orang usil atau ingin mengambil keuntungan atas apa yang kita miliki—dikenal dengan jargon hackers. Tidak lama setelah proses pengembangan WEP, kerapuhan dalam aspek kriptografi muncul.
Berbagai macam penelitian mengenai WEP telah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa walaupun sebuah jaringan wireless terlindungi oleh WEP, pihak ketiga (hackers) masih dapat membobol masuk. Seorang hacker yang memiliki perlengkapan wireless seadanya dan peralatan software yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis cukup data, dapat mengetahui kunci enkripsi yang digunakan
Menyikapi kelemahan yang dimiliki oleh WEP, telah dikembangkan sebuah teknik pengamanan baru yang disebut sebagai WPA (WiFI Protected Access). Teknik WPA adalah model kompatibel dengan spesifikasi standar draf IEEE 802.11i. Teknik ini mempunyai beberapa tujuan dalam desainnya, yaitu kokoh, interoperasi, mampu digunakan untuk menggantikan WEP, dapat diimplementasikan pada pengguna rumahan atau corporate, dan tersedia untuk publik secepat mungkin. Adanya WPA yang "menggantikan" WPE, apakah benar perasaan "tenang" tersebut didapatkan ?
Ada banyak tanggapan pro dan kontra mengenai hal tersebut. Ada yang mengatakan, WPA mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat. Namun, ada yang pesimistis karena alur komunikasi yang digunakan tidak aman, di mana teknik man- in-the-middle bisa digunakan untuk mengakali proses pengiriman data. Agar tujuan WPA tercapai, setidaknya dua pengembangan sekuriti utama dilakukan. Teknik WPA dibentuk untuk menyediakan pengembangan enkripsi data yang menjadi titik lemah WEP, serta menyediakan user authentication yang tampaknya hilang pada pengembangan konsep WEP. 
Teknik WPA didesain menggantikan metode keamanan WEP, yang menggunakan kunci keamanan statik, dengan menggunakan TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu secara dinamis berubah setelah 10.000 paket data ditransmisikan. Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali. Background process secara otomatis dilakukan tanpa diketahui oleh pengguna. Dengan melakukan regenerasi kunci enkripsi kurang lebih setiap lima menit, jaringan WiFi yang menggunakan WPA telah memperlambat kerja hackers yang mencoba melakukan cracking kunci terdahulu. 
Walaupun menggunakan standar enkripsi 64 dan 128 bit, seperti yang dimiliki teknologi WEP, TKIP membuat WPA menjadi lebih efektif sebagai sebuah mekanisme enkripsi. Namun, masalah penurunan throughput seperti yang dikeluhkan oleh para pengguna jaringan wireless seperti tidak menemui jawaban dari dokumen standar yang dicari. Sebab, masalah yang berhubungan dengan throughput sangatlah bergantung pada hardware yang dimiliki, secara lebih spesifik adalah chipset yang digunakan. Anggapan saat ini, jika penurunan throughput terjadi pada implementasi WEP, maka tingkat penurunan tersebut akan jauh lebih besar jika WPA dan TKIP diimplementasikan walaupun beberapa produk mengklaim bahwa penurunan throughput telah diatasi, tentunya dengan penggunaan chipset yang lebih besar kemampuan dan kapasitasnya.
Proses otentifikasi WPA menggunakan 802.1x dan EAP (Extensible Authentication Protocol). Secara bersamaan, implementasi tersebut akan menyediakan kerangka kerja yang kokoh pada proses otentifikasi pengguna. Kerangka-kerja tersebut akan melakukan utilisasi sebuah server otentifikasi terpusat, seperti RADIUS, untuk melakukan otentifikasi pengguna sebelum bergabung ke jaringan wireless. Juga diberlakukan mutual authentification, sehingga pengguna jaringan wireless tidak secara sengaja bergabung ke jaringan lain yang mungkin akan mencuri identitas jaringannya.
Mekanisme enkripsi AES (Advanced Encryption Standard) tampaknya akan diadopsi WPA dengan mekanisme otentifikasi pengguna. Namun, AES sepertinya belum perlu karena TKIP diprediksikan mampu menyediakan sebuah kerangka enkripsi yang sangat tangguh walaupun belum diketahui untuk berapa lama ketangguhannya dapat bertahan.
Keamanan wireless dengan metode WI-FI Protected Accsess 2 (WPA2)
 a.WPA2 radius
WPA radius lebih aman,dibutuhkan 1 buah server  tambahan  yang bertugas melayani permintaan autentifikasi  yang diberikan oleh server radius.
 b.WPA2 / PSK
  WPA2-PSK adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).
Disarankan bahwa setidaknya anda menggunakan WPA, WPA2 yang jauh lebih baik. WPA2 menutupi kelemahan WPA. Nama enkripsi mengacu pada jenis algoritma yang digunakan. Untuk mengatur keamanan Wifi, ini adalah pengaturan yang direkomendasikan.
  1. Pertama, Anda harus mengaktifkan penyaringan alamat MAC di router, dan masukan alamat MAC berbagai NIC yang diizinkan masuk jaringan Anda.
  2. Kedua, nonaktifkan broadcast SSID. SSID pada dasarnya menyebarkan nama jaringan Anda, karena itu membuat lebih mudah untuk terhubung ke jaringan. Jika pilihan ini dimatikan, satu-satunya cara untuk terhubung ke jaringan adalah dengan manual input nama jaringan ke dalam komputer.
  3. Akhirnya, langkah ketiga adalah enkripsi WPA2. Cukup mudah untuk membuat WPA2, karena berjalan off passphrase. Kata sandi dikirim melalui algoritma terpisah yang menghitung key yang yang diperlukan untuk mengenkripsi dan mendekripsi data. Dianjurkan untuk membuat phrase kalimat sandi sebagai password. Sandi yang kuat memiliki huruf kapital dan huruf kecil, setidaknya enam karakter, dan menggunakan simbol-simbol dan angka.





Metode Autentikasi pada WiFi



Metode Autentikasi pada WiFi
Metode autentikasi mengggunakan username dan password banyak digunakan karena memiliki tingkat keamanan yang baik dan kemudahan dalam penggunaan. Susah sekali untuk menjebol password jika terdiri dari angka, huruf, dan simbol apalagi jika tidak ada kaitan khusus dengan pemiliknya, semisal nama orang terdekat, hari lahir, nomor telepon, dsb. Autentikasi, adalah proses dalam rangka validasi user pada saat memasuki sistem. Nama dan password dari user dicek melalui proses yang mengecek langsung ke daftar mereka yang diberikan hak untuk memasuki sistem tersebut.
Berikut adalah metode autentikasi pada WIFI menggunakan Hotspot. Hotspot digunakan untuk melakukan autentikasi pada jaringan lokal. Autentikasi yang digunakan berdasarkan pada HTTP atau HTTPS protocol dan dapat diakses dengan menggunakan Web Browser. Hotspot sendiri adalah sebuah system yang mengkombinasikan beberapa macam features dari MikroTik RouterOS yang sangat mudah dikonfigurasi. Hotspot System adalah sebuah teknologi autentikasi yang biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal public. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Kita bisa menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucher untuk autentikasinya.
                                   
A. Cara Kerja System Hotspot

Ketika kita mencoba membuka sebuah web page maka router yang sudah memiliki hotspot system, akan mengecek apakah user sudah di autentikasi pada system hotspot tersebut. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang harus di isikan berupa usernama dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam hotspot sistem dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Dari urutan proses diatas, maka user sudah bisa mengakses halaman internet melalui hotspot gateway.





Cara AP membroadcass SSID



Cara AP membroadcass SSID

Matikan SSID Broadcast untuk mengamankan Jaringan Wireless


Untuk mengamankan Jaringan wireless yang kita miliki, dapat mengamankannya dengan mematikan SSID Broadcast pada WAP (Wireless Access Point). Apa itu Service Set Identifier (SSID) ? SSID merupakan nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, maka user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya untuk dapat terkoneksi dengan network tersebut.


Bagaimana mengaktifkan SSID pada WAP ?
Sebagai contoh, saya menggunakan perangkat WAP Linksys WAP54G. Jika anda menggunakan perangkat yang berbeda, secara prinsip tetap sama cara melakukan konfigurasinya.
1. Koneksikan PC client dengan WAP, lalu login.
2. Kemudian pilih menu Wireless, dan gantilah dibagian Network name (SSID) menjadi nama yang diinginkan, sebagai contoh saya menggunakan " belajarpc".
3. Ubah value pada SSID Broadcast menjadi Disabled.
4. Klik tombol save setting. Konfigurasi pada WAP telah selesai dilaksanakan.



Jenis-jenis enkripsi yang digunakan pada WiFi

1.   Jaringan Data Encryption
Keamanan jaringan biasanya menggunakan protokol teknologi enkripsi. Enkripsi mengacak data yang dikirim melalui koneksi jaringan untuk menyembunyikan informasi dari manusia sementara masih memungkinkan komputer untuk benar pesan menguraikan. Banyak bentuk teknologi enkripsi ada di industri.

2. Jaringan Otentikasi
Otentikasi teknologi untuk jaringan komputer memverifikasi identitas perangkat dan manusia.Sistem operasi jaringan seperti Microsoft Windows dan Apple OS-X termasuk built-in mendukung otentikasi berdasarkan nama pengguna dan password. Depan router jaringan juga mengotentikasi administrator dengan mengharuskan mereka untuk masuk login terpisah.

3. Ad Hoc Jaringan Wi-Fi Keamanan
Tradisional Wi-Fi koneksi jaringan melalui router atau titik akses nirkabel lainnya. Atau, Wi-Fi mendukung mode disebut ad hoc nirkabel yang memungkinkan perangkat untuk terhubung langsung satu sama lain dalam peer to peer mode. Karena tidak memiliki titik koneksi pusat, keamanan iklan koneksi Wi-Fi hoc cenderung rendah. Beberapa ahli menyarankan penggunaan ad-hoc jaringan Wi-Fi untuk alasan ini.

4. Umum Wi-Fi Standar Keamanan
Kebanyakan perangkat Wi-Fi termasuk komputer, router dan telepon mendukung standar keamanan beberapa. Jenis keamanan yang tersedia dan bahkan nama mereka berbeda-beda tergantung pada kemampuan sebuah perangkat. 

WEP adalah singkatan dari Wired Equivalent Privacy. Ini adalah standar keamanan asli nirkabel untuk Wi-Fi dan masih umum digunakan pada jaringan komputer rumah. Beberapa perangkat mendukung beberapa versi keamanan WEP

*      WEP-64-bit kunci (kadang disebut WEP-40)
*      WEP 128-bit kunci (kadang disebut WEP-104)
*      WEP 256-bit kunci dan memungkinkan administrator untuk memilih salah satu, sedangkan perangkat lain hanya mendukung WEP pilihan tunggal. WEP tidak boleh digunakan kecuali sebagai jalan terakhir, karena menyediakan perlindungan keamanan yang sangat terbatas. 

WPA singkatan dari Wi-Fi Protected Access. Standar ini dikembangkan untuk menggantikan WEP.Perangkat Wi-Fi biasanya mendukung beberapa variasi teknologi WPA. WPA tradisional, juga dikenal sebagai WPA-Personal dan kadang-kadang juga disebut WPA-PSK (untuk pra-berbagi), dirancang untuk jaringan rumah sementara versi lain, WPA-Enterprise, dirancang untuk jaringan perusahaan. WPA2 merupakan versi perbaikan dari Wi -Fi Protected Access didukung oleh semua peralatan Wi-Fi yang lebih baru. Seperti WPA, WPA2 juga ada dalam bentuk Pribadi / PSK dan Enterprise. 

802.1X menyediakan otentikasi jaringan untuk kedua Wi-Fi dan jenis-jenis jaringan. Hal ini cenderung untuk digunakan oleh bisnis yang lebih besar sebagai teknologi ini membutuhkan keahlian tambahan untuk membuat dan memelihara. 802.1X bekerja dengan baik Wi-Fi dan jenis-jenis jaringan. Dalam konfigurasi Wi-Fi, administrator biasanya mengkonfigurasi 802.1X otentikasi untuk bekerja sama dengan enkripsi WPA/WPA2-Enterprise. 802.1X juga dikenal sebagai RADIUS.

B. Keamanan Jaringan Tombol dan Passphrases

WEP dan WPA/WPA2 menggunakan kunci enkripsi, urutan panjang angka heksadesimal. Nilai-nilai kunci yang cocok harus dimasukkan ke dalam router Wi-Fi (atau jalur akses) dan perangkat klien semua yang ingin bergabung dalam jaringan itu. Dalam keamanan jaringan, istilah passphrase dapat merujuk ke bentuk sederhana dari kunci enkripsi yang hanya menggunakan karakter alfanumerik bukan nilai heksadesimal. Namun, istilah passphrase dan kunci sering digunakan secara bergantian.

C. Konfigurasi Wi-Fi Keamanan pada Jaringan Depan

Semua perangkat pada jaringan Wi-Fi diberikan harus menggunakan pengaturan keamanan yang sesuai. Pada Windows 7 PC, nilai berikut harus dimasukkan pada tab Security Properties Wireless Network untuk jaringan yang diberikan:
   
·         Jenis keamanan mengacu pada pilihan otentikasi termasuk Buka, Bersama, WPA-Personal dan-Enterprise, WPA2-Personal dan-Enterprise, dan 802.1X. Pilihan Buka menggunakan otentikasi tidak, sementara Bersama menggunakan WEP untuk otentikasi. 

·         Pilihan jenis enkripsi yang tersedia tergantung pada jenis Keamanan dipilih. Selain itu Tidak ada, yang dapat hanya digunakan dengan jaringan Open, pilihan WEP dapat digunakan dengan baik otentikasi WEP atau 802.1X. Dua pilihan lain, yang disebut TKIP dan AES, lihat teknologi enkripsi khusus yang dapat digunakan dengan keluarga WPA Wi-Fi standar keamanan. 

·         Sebuah kunci enkripsi atau passphrase bisa ditetapkan dalam bidang keamanan Jaringan kunci ketika diperlukan. 

·         Indeks Key, nilai antara 1 dan 4, mengacu pada posisi kunci yang cocok disimpan pada router nirkabel (titik akses). Router rumah banyak memungkinkan empat kunci enkripsi yang berbeda berangka 1 sampai 4 harus dikonfigurasi untuk mendukung klien yang sah tanpa memaksa mereka semua menggunakan kunci yang sama.